TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, menyatakan dukungannya terhadap rencana penerapan Work from Home (WFH) sekali dalam sepekan oleh pemerintah pusat.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pelaksanaan kebijakan tersebut tetap harus diiringi dengan kedisiplinan tinggi dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Berau.
Menurut Subroto, kebijakan WFH tidak hanya bertujuan untuk efisiensi anggaran dan fleksibilitas kerja, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi.
Lebih dari itu, ia menilai WFH dapat menjadi momentum bagi ASN untuk menunjukkan dedikasi dan tanggung jawab sebagai pelayan publik.
“Ini harus dimaknai sebagai ujian kedisiplinan bagi ASN, apakah tetap menjalankan tugasnya dengan baik atau tidak,” ujarnya.
Ia juga menyoroti bahwa pelanggaran disiplin di kalangan ASN Berau masih kerap terjadi hingga saat ini.
Karena itu, Subroto mengingatkan bahwa kebijakan bekerja dari rumah tidak boleh dimaknai sebagai kesempatan untuk bersantai.
“Tujuannya bukan untuk menambah waktu santai, tetapi untuk mendidik ASN agar tetap menjaga marwahnya, baik saat bekerja di kantor maupun di luar kantor,” tegasnya.
Ia pun berharap penerapan WFH nantinya dibarengi dengan sistem pengawasan yang ketat dari masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).
Subroto meminta seluruh kepala OPD aktif memantau kinerja jajarannya agar tetap bekerja optimal dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. (Adv)
Sakirman Soroti Minimnya Infrastruktur, Jalan Poros Jadi Kebutuhan Mendesak
TANJUNG REDEB, PORTALBERAU- Kebutuhan infrastruktur dasar kembali menjadi sorotan dalam pembahasan usulan pembangunan tingkat kampung. Anggota DPRD Berau, Sakirman, menegaskan...





