TANJUNG REDEB, PORTALBERAU– Pemkab Berau menargetkan pemanfaatan rumah sakit Tanjung Redeb mulai Mei 2026. Untuk itu, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait diminta mempercepat kesiapan, baik dari sisi infrastruktur maupun operasional layanan.
Dalam kesempatannya, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan bahwa waktu persiapan yang tersisa semakin terbatas sehingga diperlukan kerja cepat dan koordinasi yang solid antarinstansi.
“Ini sudah masuk akhir Maret, berarti waktu kita tinggal sekitar satu bulan. Pastikan semua siap,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, khususnya antara Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), dalam memastikan seluruh sarana dan prasarana rumah sakit dapat difungsikan secara optimal.
Menurutnya, kesiapan tidak hanya mencakup bangunan fisik, tetapi juga kebersihan lingkungan, kelayakan fasilitas penunjang, hingga sistem pendukung operasional lainnya.
“Pastikan seluruh infrastruktur bisa dimanfaatkan dengan baik, termasuk kebersihan dan kelayakan bangunan. Semua harus siap sebelum difungsikan,” tegasnya.
Selain itu, Sri juga meminta agar dilakukan koordinasi intensif dengan pihak manajemen dan pengawas rumah sakit Tanjung Redeb tersebut guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai rencana.
Ia menyebut, dalam tahap awal, rumah sakit Tanjung Redeb tersebut akan difungsikan untuk layanan rawat jalan. Sementara itu, pelayanan rawat inap masih akan tetap dilakukan di rumah sakit lama sambil menunggu kesiapan penuh operasional di gedung baru.
Dirinya menambahkan, langkah ini dinilai sebagai strategi bertahap untuk memastikan transisi pelayanan kesehatan berjalan lancar tanpa mengganggu akses masyarakat.
“Kita berharap kehadiran rumah sakit Tanjung Redeb ini nantinya dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan fasilitas kesehatan yang lebih representatif dan modern,” kuncinya. (*/)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim





