TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Anggota DPRD Berau, Abdul Waris, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk melakukan terobosan dalam pengembangan komoditas jagung sebagai sektor unggulan baru.
Menurutnya, langkah strategis yang bisa dilakukan adalah dengan memaksimalkan hilirisasi melalui pembangunan pabrik pengolahan jagung di daerah.
Dengan adanya industri pengolahan, komoditas jagung tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi dapat diolah menjadi produk bernilai tambah secara berkelanjutan.
Waris menilai, selama ini perekonomian Berau masih sangat bergantung pada sektor ekstraktif seperti batu bara, kelapa sawit, hingga besi tua yang memiliki risiko tinggi.
Ketergantungan tersebut dinilai rawan karena sangat dipengaruhi fluktuasi harga pasar global serta berdampak terhadap lingkungan.
“Padahal sumber daya alam itu terbatas dan suatu saat bisa habis. Untuk itu, kita harus mulai berpikir jangka panjang,” ujarnya.
Ia menyebut sektor pertanian, khususnya jagung, memiliki peluang besar menjadi penopang ekonomi baru daerah karena memiliki pasar luas.
Selain untuk pakan ternak, jagung juga dapat diolah menjadi berbagai produk turunan dengan nilai ekonomi yang lebih tinggi.
“Jangan hanya tanam jagung lalu kirim bahan mentahnya ke luar daerah. Kita harus punya industri pengolahan sendiri, seperti pabrik pakan ternak atau produk olahan lainnya,” tandasnya. (Adv)
Halal Bihalal ASN Berau, Bupati Tekankan Soliditas dan Peningkatan Kinerja
TANJUNG REDEB, PORTALBERAU- Pemkab Berau menggelar kegiatan Halal Bihalal bersama aparatur sipil negara (ASN) dalam rangka Idulfitri 1447 Hijriah. Kegiatan...





