TANJUNG REDEB, PORTALBERAU– Ratusan masyarakat tumpah ruah mengikuti kegiatan Fun Walk Cap Go Meh Tahun 2026 yang digelar pada Minggu (1/3/26) pukul 16.00 Wita di Panggung Pokdarwis, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Bugis, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau.
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan Cap Go Meh ini berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, yang sekaligus menyampaikan sambutan dan pesan kebangsaan kepada masyarakat.
Dalam kesempatannya, Bupati Sri menegaskan bahwa Cap Go Meh merupakan puncak dari rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek yang kini tidak lagi hanya menjadi milik masyarakat keturunan Tionghoa, tetapi telah menjadi bagian dari kekayaan budaya nasional, termasuk di Kabupaten Berau.
“Kita ketahui bersama, Cap Go Meh merupakan puncak rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek, yang kini bukan hanya milik saudara-saudara kita keturunan Tionghoa, tetapi telah menjadi bagian dari kebudayaan nasional yang memperkaya keberagaman Indonesia, termasuk di Kabupaten Berau,” ujarnya.
Menurutnya, tahun ini perayaan Cap Go Meh memiliki makna yang semakin mendalam karena berlangsung beriringan dengan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Ia menyebut momen tersebut sebagai gambaran nyata harmoni kehidupan masyarakat Berau.
“Di satu sisi, saudara-saudara kita merayakan puncak Tahun Baru Imlek dengan penuh sukacita. Di sisi lain, umat Islam sedang menjalankan ibadah puasa dengan penuh khusyuk dan kesabaran,” tuturnya.
Ia menilai, kedua peristiwa tersebut mengajarkan nilai yang sama, yakni pengendalian diri, rasa syukur, kepedulian, serta harapan akan kehidupan yang lebih baik.
Lanjutnya, Ramadan mengajarkan keikhlasan dan kepedulian terhadap sesama, sementara Cap Go Meh sarat makna harapan, kebersamaan, dan doa untuk kesejahteraan di tahun yang baru.
“Ketika keduanya hadir bersamaan, ini menjadi simbol nyata bahwa toleransi bukan hanya slogan, tetapi telah menjadi nafas kehidupan masyarakat kita,” tegasnya.
Lebih lanjut, Sri mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum tersebut sebagai penguat persatuan. Ia mengingatkan agar perbedaan tidak dijadikan alasan perpecahan, melainkan sebagai jembatan untuk saling mengenal dan memahami.
“Jangan biarkan perbedaan menjadi alasan perpecahan. Jadikan perbedaan sebagai jembatan untuk saling mengenal, saling memahami, dan saling menguatkan,” pesannya.
Sri berharap, perayaan Cap Go Meh Tahun 2026 membawa kebahagiaan dan kedamaian bagi seluruh masyarakat, serta Ramadan membawa keberkahan dan peningkatan keimanan bagi umat Islam yang menjalankannya.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Berau, saya mengucapkan selamat merayakan Cap Go Meh Tahun 2026 bagi yang merayakan, dan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 H bagi umat Islam. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memudahkan setiap urusan kita,” kuncinya. (*/)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim




