PULAU DERAWAN, PORTALBERAU– Upaya pemenuhan kebutuhan air bersih di wilayah pesisir Kecamatan Pulau Derawan kini bertumpu pada pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Merancang.
DPUPR Berau menyebut proyek ini menjadi solusi jangka menengah untuk mengatasi keterbatasan sumber air baku di sejumlah kampung, termasuk Tanjung Batu.
Sekretaris DPUPR Berau, Bambang Sugianto, menjelaskan bahwa pembangunan SPAM di Merancang saat ini sedang berjalan dan direncanakan dapat mendistribusikan air hingga ke Kampung Tanjung Batu.
“SPAM Merancang ini memang direncanakan untuk melayani sampai ke Tanjung Batu. Namun proses distribusinya tentu membutuhkan waktu dan biaya yang cukup besar,” ujarnya saat Musrenbang Kecamatan Pulau Derawan.
Menurutnya, tantangan utama bukan hanya pada jaringan distribusi, tetapi juga pada ketersediaan sumber mata air di wilayah tujuan. Hingga saat ini, sumber air baku di Tanjung Batu belum ditemukan secara memadai, sehingga pengembangan jaringan dari Merancang menjadi opsi paling realistis.
“Yang paling krusial itu sumber mata airnya. Di Tanjung Batu sendiri sampai sekarang belum ada sumber yang bisa dimanfaatkan secara maksimal. Karena itu, SPAM Merancang yang akan kita optimalkan,” jelasnya.
DPUPR Berau juga mempertimbangkan langkah jangka pendek dengan memaksimalkan instalasi fasilitas air (IFA) yang sebelumnya telah dibangun melalui dukungan pemerintah pusat dan provinsi.
Namun, kata dia, realisasi pengembangan penuh jaringan distribusi tetap menunggu kesiapan anggaran, yang kemungkinan besar diusulkan dalam Rencana Kerja 2027.
Bambang menambahkan, pengembangan SPAM Merancang dinilai menjadi kunci dalam menjawab persoalan klasik air bersih di kawasan pesisir Pulau Derawan.
“Kita berharap proyek ini dapat menjadi solusi berkelanjutan, sehingga kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih dapat terpenuhi secara merata dan berkesinambungan,” kuncinya. (*/)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim





