TALISAYAN, PORTALBERAU – Anggota DPRD Kabupaten Berau, Sutami, melaksanakan reses pada 9–14 Februari 2026 di tiga kecamatan, yakni Talisayan, Batu Putih, dan Biduk-Biduk. Kegiatan ini digelar di empat titik untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat, khususnya di wilayah pesisir dan sentra pertanian.
Di Kampung Sumber Mulya, Kecamatan Talisayan, warga menyampaikan keluhan terkait belum tuntasnya tapal batas antara Sumber Mulya dan Biatan Ilir yang telah berlangsung bertahun-tahun. Persoalan tersebut dinilai berdampak pada semakin menyempitnya lahan pertanian jagung milik warga.
“Persoalan tapal batas ini sudah terlalu lama. Saya akan mendorong agar pemerintah daerah segera memfasilitasi penyelesaiannya supaya tidak merugikan masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, warga mengusulkan pembangunan jalan usaha tani, bantuan bibit jagung dan padi, pelatihan menjahit dan tata boga, hingga pembangunan rumah ibadah dan TPA. Permintaan percepatan pembukaan Dapur MBG juga menjadi perhatian.
“Terkait MBG, tentu kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait agar pelaksanaannya tidak hanya terpusat di kota, tetapi juga menjangkau kampung-kampung,” katanya.
Di Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih, aspirasi warga meliputi pembangunan gedung TPA untuk dewasa dan lansia, bantuan tandon air, PJU, jalan usaha tani, serta bantuan ternak sapi.
“Usulan masyarakat ini sangat konkret dan menyentuh kebutuhan dasar. Akan kami kawal dalam pembahasan anggaran,” tegasnya.
Sementara di Kampung Pantai Harapan, Kecamatan Biduk-Biduk, warga menyoroti kebutuhan peningkatan jalan akibat abrasi, pembangunan gorong-gorong di RT 004, bantuan pupuk sawit, mesin nelayan, serta rumah singgah di Tanjung Redeb.
“Wilayah pesisir punya tantangan tersendiri, mulai dari abrasi hingga akses layanan di ibu kota kabupaten. Aspirasi ini menjadi prioritas untuk kami perjuangkan,” kuncinya. (*/)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim





