TELUK BAYUR, PORTALBERAU – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau kembali menyiapkan program penguatan industri kreatif berbasis kearifan lokal pada tahun 2026. Salah satu kegiatan yang telah direncanakan adalah pelatihan tenun yang akan dilaksanakan di Kampung Sukan.
Sekretaris Diskoperindag Berau, Hasnawati, menyampaikan bahwa pelatihan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi warga Kampung Sukan, tetapi juga terbuka bagi masyarakat dari kampung lain yang memiliki minat dan potensi di bidang tenun.
“Untuk tahun 2026, kami sudah menjadwalkan pelatihan tenun di Kampung Sukan. Pesertanya bisa berasal dari kampung lain juga, tidak harus dari satu kampung saja,” ujarnya saat Musrenbang Teluk Bayur beberapa waktu lalu.
Selain pelatihan tenun, Diskoperindag Berau juga menyiapkan pelatihan membatik sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan industri kecil dan menengah (IKM) di wilayah kampung. Menurut Hasnawati, sektor tenun dan batik memiliki peluang besar untuk dikembangkan karena bernilai budaya sekaligus memiliki potensi ekonomi.
Namun demikian, ia menegaskan pentingnya inisiatif pemerintah kampung dalam mengusulkan pelatihan tersebut. Diskoperindag, kata dia, membutuhkan pengajuan resmi sebagai dasar perencanaan program.
“Kami meminta kepada kampung-kampung yang memiliki potensi industri tenun atau batik agar dapat bersurat apabila ingin adanya pelatihan,” jelasnya.
Surat permohonan dari kampung akan menjadi dasar Diskoperindag Berau untuk mengajukan kegiatan ke Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Kabupaten Berau agar dapat dimasukkan dalam perencanaan anggaran daerah.
“Ini menjadi dasar kami untuk mengajukan ke Bapelitbang. Untuk tahun 2026, peluangnya masih terbuka dan masih bisa dilakukan. Semoga bisa diakomodir ketika suratnya sudah ada,” terangnya.
Melalui program pelatihan ini, Diskoperindag Berau berharap dapat meningkatkan keterampilan masyarakat kampung, mendorong lahirnya pelaku usaha baru, serta memperkuat ekonomi lokal berbasis industri kreatif.
“Kami berkomitmen terus mendukung pengembangan potensi unggulan kampung sebagai bagian dari pembangunan ekonomi berkelanjutan,” kuncinya. (*/)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim





