TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Upaya penguatan sektor pariwisata di Kabupaten Berau terus dilakukan melalui pendekatan pengembangan ekonomi lokal. Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau mengambil peran penting dengan memfokuskan program pada peningkatan kapasitas UMKM dan pengembangan produk unggulan daerah.
Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, menyampaikan bahwa sektor pariwisata memiliki keterkaitan erat dengan tugas dan fungsi Diskoperindag. Karena itu, setiap kebijakan dan program yang dijalankan pihaknya selalu disinergikan untuk mendukung kemajuan destinasi wisata.
“Sejak awal, program kami disusun untuk menopang pariwisata. Mulai dari peningkatan keterampilan pelaku UMKM, pendampingan usaha, pengurusan legalitas, hingga inovasi produk,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, berbagai kegiatan Diskoperindag banyak difokuskan di kawasan-kawasan wisata unggulan seperti Pulau Derawan, Maratua, Biduk-Biduk, dan wilayah sekitarnya. Melalui kolaborasi dengan Dekranasda maupun pelaksanaan program internal, kualitas produk lokal terus ditingkatkan agar mampu bersaing dan menjadi daya tarik bagi wisatawan.
Salah satu fokus pengembangan tahun ini adalah pengolahan kelapa dalam di wilayah Maratua. Program tersebut merupakan kelanjutan dari upaya sebelumnya yang menitikberatkan pada pemanfaatan batok kelapa.
“Tahun lalu kita fokus pada batok kelapa, sekarang kita naikkan levelnya ke pengolahan kelapa dalam agar nilai tambahnya lebih besar dan berkelanjutan,” jelasnya.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada seluruh organisasi perangkat daerah, Diskoperindag Berau tetap melakukan penyesuaian dengan menetapkan skala prioritas. Jumlah lokasi pelatihan yang sebelumnya bisa menjangkau puluhan titik kini harus dikurangi.
“Memang ada penyesuaian jumlah kegiatan, tetapi program yang menjadi unggulan tetap kami pertahankan,” tegasnya.
Adapun sejumlah program prioritas tahun ini meliputi pelatihan pengolahan cokelat di Kampung Merasa sebagai salah satu komoditas khas daerah, serta pelatihan pengolahan kelapa dalam di Maratua yang disertai dukungan peralatan bagi pelaku usaha.
“Potensi unggulan daerah tetap menjadi dasar penyusunan program Diskoperindag. Walaupun anggaran terbatas, kami tetap menekankan kualitas program dan dampak nyata bagi masyarakat,” kuncinya. (*/)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim





