TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Kekhawatiran masyarakat terkait kemungkinan berkurangnya program bantuan sosial akibat kebijakan efisiensi anggaran dipastikan tidak akan terjadi.
Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Berau menegaskan bahwa seluruh program bantuan sosial rutin untuk kelompok rentan tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Dalam kesempatannya, Kepala Dinas Sosial Berau, Iswahyudi, mengatakan bahwa pemangkasan anggaran yang dilakukan pemerintah daerah hanya menyentuh sektor operasional perangkat daerah, bukan pada skema bantuan sosial masyarakat.
“Untuk bantuan sosial rutin tidak ada perubahan. Program bagi lansia, yatim piatu, dan penyandang disabilitas tetap berjalan. Yang disesuaikan hanya operasional OPD, bukan bantuan untuk warga,” ungkapnya.
Ia menegaskan, pemerintah daerah memprioritaskan perlindungan sosial sebagai bagian dari komitmen menjaga keberlangsungan jaring pengaman masyarakat, terutama bagi kelompok yang masuk kategori tidak mampu.
Menurut Iswahyudi, data penerima bantuan juga terus diperbarui melalui verifikasi berlapis. Proses pendataan dilakukan berdasarkan DTKS serta diverifikasi kembali oleh pihak kampung sebelum ditetapkan melalui Surat Keputusan Kepala Kampung.
“Prinsipnya, bantuan harus tepat sasaran. Karena itu kampung diberi ruang melakukan verifikasi ulang jika ada perubahan kondisi warga,” jelasnya.
Di sisi lain, ia berharap masyarakat tidak terpengaruh isu yang berkembang mengenai potensi pengurangan bantuan akibat situasi anggaran.
Pemerintah daerah, kata dia, tetap memastikan bahwa program sosial yang menyasar warga kurang mampu menjadi prioritas utama.
“Kami pastikan, bansos untuk kelompok rentan tidak dikurangi. Justru penguatan data dan pengawasan terus dilakukan agar distribusinya semakin tepat,” ucapnya.
Iswahyudi menambahkan, dengan kepastian tersebut, pihaknya berharap masyarakat penerima manfaat tetap tenang dan tidak khawatir terhadap keberlanjutan program bantuan sosial yang selama ini berjalan. (*/)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim





