MARATUA, PORTALBERAU– Sebuah kapal nelayan yang membawa rombongan keluarga untuk rekreasi dilaporkan tenggelam di perairan antara Kampung Bohesilian dan Pulau Bakungan, Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau, Jumat (2/1/26) sekitar pukul 09.10 WITA.
Beruntung, seluruh penumpang berhasil diselamatkan kapal nelayan lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Kapolsek Maratua, Ipda Sunarto, membenarkan insiden tersebut dan menyebut tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
“Benar, telah terjadi kecelakaan laut berupa kapal nelayan tenggelam. Seluruh penumpang dalam keadaan selamat, tidak ada korban jiwa,” jelasnya.
Lanjutnya, peristiwa berawal saat kapal milik Jupri (55), nelayan asal Kampung Bohesilian, berlayar dari dermaga RT 02 menuju Pulau Bakungan dengan membawa 15 orang penumpang yang merupakan rombongan keluarga.
Ia menyebut, sekitar 20 menit berlayar, kapal tiba-tiba menghantam karang. Benturan tersebut membuat lambung kapal miring dan air masuk ke badan kapal hingga akhirnya tenggelam di kedalaman sekitar empat meter.
Sebagian penumpang terjatuh ke laut, namun segera mendapat pertolongan dari nelayan setempat yang kebetulan berada di lokasi.
Saksi di lokasi antara lain Ayu (33), Resti (34), dan Darna (37), seluruhnya warga Bohesilian.
Dalam kejadian tersebut, kerugian materiil berupa satu unit kapal nelayan. Sementara kerugian jiwa dinyatakan nihil.
Polsek Maratua telah melakukan langkah-langkah kepolisian, di antaranya menerima laporan kejadian, mendatangi lokasi dan korban, mendata saksi-saksi, dan menyusun laporan resmi insiden.
“Kami masih melakukan pendataan lanjutan. Jika ada perkembangan, akan kami laporkan,” katanya.
Ipda Sunarto mengimbau masyarakat, terutama nelayan dan pengguna transportasi laut tradisional, agar lebih berhati-hati saat berlayar di wilayah karang dan perairan dangkal.
“Pastikan kondisi kapal laik laut, perhatikan cuaca, serta gunakan alat keselamatan. Keselamatan penumpang adalah prioritas,” kuncinya. (*/)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim





