TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Redeb menggelar Perayaan Natal 2025 yang dirangkai dengan pemberian Remisi Khusus Hari Raya Natal kepada warga binaan beragama Nasrani, Kamis (25/12/25). Kegiatan berlangsung di Gereja Oikumene Rutan Tanjung Redeb dengan suasana tertib, aman, dan khidmat.
Dalam kesempatannya, Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb, Yudhi Khairudin, mengatakan bahwa perayaan Natal di lingkungan pemasyarakatan merupakan bagian dari pemenuhan hak beribadah sekaligus sarana pembinaan karakter warga binaan.
“Perayaan Natal ini bukan hanya kegiatan keagamaan, tetapi juga bagian dari proses pembinaan kepribadian. Melalui momentum ini, kami ingin menguatkan nilai-nilai moral, kedisiplinan, dan refleksi diri bagi warga binaan,” ungkap Yudhi.
Ia menjelaskan, perayaan Natal tahun ini juga dirangkai dengan pemberian Remisi Khusus Hari Raya Natal sebagai bentuk penghargaan negara kepada warga binaan yang menunjukkan perubahan sikap dan kepatuhan pada tata tertib.
“Remisi Khusus Natal diberikan kepada warga binaan yang konsisten mengikuti pembinaan dan menunjukkan perilaku positif. Ini adalah wujud kehadiran negara dalam memberikan apresiasi atas komitmen mereka untuk berubah,” tegasnya.
Lanjutnya, berdasarkan data Sistem Database Pemasyarakatan (SDP), terdapat 54 warga binaan beragama Nasrani, dan 41 orang di antaranya memenuhi syarat serta menerima Remisi Khusus Natal (RK I).
“Penerima remisi telah melalui proses penilaian yang objektif. Mereka dinyatakan memenuhi syarat baik dari aspek administrasi maupun kedisiplinan selama menjalani masa pembinaan,” jelasnya.
Penyerahan remisi dilakukan secara simbolis oleh Kepala Rutan kepada perwakilan warga binaan, disaksikan pejabat struktural dan petugas Rutan.
“Penyerahan SK remisi ini menjadi bukti bahwa proses pembinaan berjalan dan memberi kesempatan bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri,” ucapnya.
Yudhi menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan penuh makna.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan tertib, aman, dan khidmat. Kami berharap momentum Natal dan pemberian remisi ini semakin memotivasi warga binaan untuk terus berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” kuncinya. (*/)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim





