TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau menegaskan bahwa peristiwa ambruknya plafon di salah satu fasilitas olahraga tidak berkaitan dengan pekerjaan renovasi yang sebelumnya dilakukan.
Insiden tersebut dipastikan merupakan kejadian baru yang dipicu oleh faktor teknis akibat curah hujan tinggi.
Kepala Bidang Prasarana Dispora Berau, Benny Hedryanto, menjelaskan bahwa bagian plafon yang roboh berada di sisi kiri bangunan dan tidak termasuk area yang direnovasi. Menurutnya, sehari sebelum kejadian, kondisi plafon tersebut masih terpantau normal.
“Bagian yang runtuh itu di sebelah kiri, bukan hasil renovasi kami. Ini kejadian mendadak. Sebelumnya sudah dicek aman, tapi hujan deras memicu sumbatan air di atas,” ujar Benny belum lama ini.
Ia mengungkapkan, sumber persoalan berasal dari tersumbatnya saluran air hujan di sekitar pilar bangunan. Sumbatan tersebut menyebabkan air tidak mengalir sebagaimana mestinya ke bawah, melainkan tertahan dan menggenang di bagian atas plafon hingga akhirnya merembes.
“Saat kami periksa, ternyata aliran air di pilar tersumbat. Air tidak turun, jadi mengendap. Awalnya hanya rembesan kecil, lama-lama merusak plafon hingga akhirnya ambruk,” jelasnya.
Benny menambahkan, sebelumnya Dispora Berau telah melakukan perbaikan di pilar sebelah kanan yang sempat mengalami kebocoran. Perbaikan itu meliputi penggantian serta penambahan bagian atap agar air hujan dapat langsung mengalir keluar dan tidak tertahan.
“Yang sisi kanan memang sudah kami tangani karena sempat bocor. Sedangkan sisi kiri ini belum pernah diperbaiki, karena saat dicek sebelum renovasi kondisinya masih bagus,” katanya.
Terkait kekhawatiran adanya dampak lanjutan, Benny memastikan bahwa kerusakan plafon tersebut tidak memengaruhi struktur bangunan lainnya. Ia menyebut tim teknis bersama konsultan telah melakukan pemeriksaan menyeluruh dan memastikan kondisi pilar serta struktur utama bangunan tetap aman.
“Tidak ada dampak ke bagian lain. Semua sudah kami cek. Kerusakan ini hanya terjadi di bagian bawah pilar akibat genangan air,” tegasnya.
Sebagai langkah awal, Dispora Berau langsung melakukan penanganan sementara dengan menutup area yang rusak untuk mencegah kebocoran lanjutan.
“Tantangan renovasi ini ialah keterbatasan anggaran,” kuncinya. (*/)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim





