TANJUNG BATU, PORTALBERAU – Kepala UPT Dermaga Sidayang Tanjung Batu, Suprapto memastikan kesiapan pelayanan penyeberangan laut menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Meski sejumlah fasilitas dermaga masih dalam tahap rehabilitasi, operasional tetap berjalan dengan mengutamakan keselamatan dan kenyamanan penumpang.
Ia menjelaskan, ruang tunggu khusus di dermaga saat ini masih direhabilitasi. Namun demikian, fasilitas tersebut tetap dapat digunakan sementara selama masa libur Nataru.
“Ruang tunggu memang masih direhab, tapi untuk Nataru tetap bisa dipakai. Untuk bangunan ruang tunggu permanennya kita lanjutkan tahun depan,” ujarnya.
Lanjutnya, terkait operasional penyeberangan, UPT Dermaga Sidayang menetapkan jam layanan mulai pukul 07.00 hingga 18.00 Wita. Di luar jam tersebut, penyeberangan hanya dilayani dalam kondisi darurat.
“Penyeberangan operasional dari jam tujuh pagi sampai enam sore. Setelah itu ditutup, kecuali ada kondisi darurat,” jelasnya.
Dalam upaya menjamin keselamatan pelayaran, pihak UPT juga rutin memperbarui informasi cuaca setiap hari. Data cuaca tersebut disampaikan langsung kepada para motoris kapal agar dapat mengantisipasi potensi risiko di laut.
“Kami update laporan cuaca setiap hari dan disampaikan ke motoris, sehingga mereka tahu kondisi cuaca dan apa yang harus diantisipasi,” katanya.
Lebih lanjut, Suprapto menegaskan pihaknya siap menghadapi lonjakan penumpang selama libur Nataru. Pengawasan ketat akan dilakukan, terutama terkait penggunaan alat keselamatan dan kapasitas angkut kapal.
“Kami mengimbau penumpang wajib menggunakan life jacket dan tidak boleh over kapasitas. Kalau kapal kecil maksimal lima penumpang, begitu juga kapal yang lebih besar sesuai ketentuannya,” tegasnya.
Diakuinya juga, pengawasan keselamatan juga diperkuat dengan kehadiran petugas dari Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) yang ditempatkan di UPT Dermaga Sidayang.
“Ada petugas KUPP di UPT kami. Kami terus memantau dan mengingatkan agar keselamatan penumpang benar-benar terjaga,” kuncinya. (*/)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim





