TANJUNG REDEB, PORTALBERAU — Usai ditetapkan sebagai Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Berau, Rudi Mangunsong pada Konferensi Daerah (KONFERDA) dan Konferensi Cabang (KONFERCAB) di Ballroom Hotel Novotel Balikpapan, Senin (8/12/2025).
Rudi langsung bergerak cepat melakukan konsolidasi internal sebagai langkah awal memperkuat mesin partai.
Dirinya menyebut langkah ini merupakan mandat langsung dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang harus segera ditindaklanjuti.
Ia menjelaskan bahwa tahap pertama yang sedang ia prioritaskan adalah evaluasi dan pembenahan struktur organisasi, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga pengurus ranting di kampung-kampung. Menurutnya, perbaikan struktur menjadi fondasi penting agar partai memiliki arah kerja yang lebih solid dan terukur.
“Langkah awal yang kami kerjakan sekarang adalah penataan struktur dari tingkat paling atas sampai ke bawah. Ini instruksi DPP dan harus dikerjakan secara sistematis,” katanya.
Mengenai persiapan menghadapi kontestasi politik pada Pemilu 2026, Rudi menilai bahwa setiap partai tentu ingin meraih kemenangan sebesar mungkin. Namun, PDIP Berau akan memulai dengan target yang ia sebut realistis namun tetap penuh tantangan: memastikan setiap daerah pemilihan memiliki kader yang mampu duduk di legislatif.
“Targetnya sederhana tapi perlu kerja keras. Minimal tiap dapil harus ada satu wakil dari PDIP. Kuncinya adalah memilih kader yang tepat dan aktif turun ke masyarakat,” tegasnya.
Di bawah kepemimpinannya, politisi yang telah duduk di legislatif Berau selama 6 periode ini membawa nuansa perubahan dengan memberikan ruang lebih besar kepada kelompok muda.
Ketua Komisi II DPRD Berau itu juga memaparkan bahwa sekitar 50 persen struktur kepengurusan kini diisi oleh generasi muda yang dianggap memiliki gagasan segar dan kemampuan eksekusi yang lebih progresif.
“Kami punya banyak kader muda dengan kemampuan dan gagasan besar. Mereka bukan hanya pemikir, tapi juga pekerja lapangan. Itu sebabnya mereka kami tempatkan di posisi strategis,” ungkapnya.
Rudi menegaskan bahwa seluruh proses konsolidasi ini bukan hanya agenda administratif, tetapi bagian dari strategi besar untuk menghadapi Pilkada dan Pileg mendatang.
Ia menilai kolaborasi antarstruktur, kerja kolektif, dan kedekatan dengan masyarakat akan menjadi kunci kemenangan.
“Semua usaha ini tujuannya satu: memperkuat organisasi untuk menghadapi kontestasi politik mendatang. Dengan kerja gotong royong dan turun langsung ke masyarakat, saya yakin PDIP Berau bisa mencapai target-targetnya,” kuncinya. (*/)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim





