TANJUNG REDEB, PORTALBERAU– Pemkab Berau menegaskan dukungannya terhadap percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Komitmen itu disampaikan langsung Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, saat mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Evaluasi Percepatan Pembangunan KDKMP bersama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara daring dari Makodim 0902/Berau.
Rakor dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dan diikuti seluruh kepala daerah, termasuk unsur TNI yang menjadi mitra pelaksana di lapangan. Di Berau, Bupati hadir bersama Dandim 0902/Berau dan jajaran Kodim.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembangunan koperasi rakyat merupakan fondasi penting dalam mewujudkan kemandirian bangsa.
Program Koperasi Merah Putih disebutnya sebagai langkah strategis negara untuk memastikan kesejahteraan benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke tingkat kampung dan kelurahan.
“Kita harus bangkit sebagai bangsa yang merdeka dari kemiskinan, merdeka dari kebodohan, dan merdeka dari kelaparan,” tegas Presiden dalam rapat tersebut.
Presiden juga meminta seluruh pemimpin daerah memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam penyaluran bantuan negara kepada masyarakat.
“Semua bantuan negara harus sampai kepada rakyat dan tidak boleh diperdagangkan. Ini demi rakyat kita,” sambungnya.
Ia menginstruksikan agar daerah mempercepat tercapainya tiga kemandirian nasional: swasembada air, swasembada energi, dan swasembada pangan.
Menurutnya, koperasi adalah instrumen paling efektif untuk menggerakkan ekonomi rakyat secara kolektif dan berkeadilan.
Menanggapi arahan Presiden, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menegaskan bahwa Pemkab Berau siap melaksanakan seluruh instruksi pemerintah pusat, terutama terkait percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih di tingkat kampung dan kelurahan.
“Arahan Bapak Presiden menjadi penguatan bagi kami untuk memastikan setiap program benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Kami siap mempercepat pembangunan Koperasi Merah Putih sebagai pilar kemandirian ekonomi rakyat di Berau,” ujarnya.
Sri mengatakan, pemerintah daerah melihat koperasi sebagai ruang kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan mitra strategis untuk memperkuat ekonomi berbasis komunitas.
“Kami berharap Koperasi Merah Putih menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat, sekaligus wadah yang bersih, transparan, dan amanah dalam menyalurkan kebutuhan dasar warga,” ucapnya.
Dalam pelaksanaan program KDKMP, pemerintah daerah akan menggandeng TNI, khususnya Kodim 0902/Berau, untuk memastikan pendampingan berjalan efektif di lapangan. Sinergi ini, menurut Sri, sudah berjalan baik dan akan diperkuat lagi pada tahap percepatan.
“Kami menghargai dukungan jajaran Kodim yang selama ini aktif mendorong program-program pemberdayaan di kampung. Kolaborasi ini akan terus ditingkatkan dalam implementasi Koperasi Merah Putih,” katanya.
Sri berharap keberadaan KDKMP dapat membantu menggerakkan roda ekonomi masyarakat, mulai dari penyediaan kebutuhan pokok, pengembangan usaha kecil, hingga peningkatan pendapatan warga.
“Program ini juga kita harapkan mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap tengkulak atau pihak-pihak yang mengambil keuntungan berlebih,” kuncinya. (*/)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim





