• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
15FebGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

Sektor Hotel, Restoran hingga Kafe di Berau Diminta Kurangi Sampah dengan Pengolahan Mandiri

admin by admin
in Berau
0

Teks Foto: Sekretaris DLHK Berau, Masrani (Portal Berau)

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) kembali menegaskan pentingnya pengurangan sampah sejak dengan mengelola sampa sendiri, terutama bagi sektor hotel, restoran, dan kafe (Horeka).

Langkah ini dinilai mendesak mengingat kapasitas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Berau kini berada pada kondisi kritis akibat volume sampah yang terus meningkat.

Sekretaris DLHK Berau, Masrani, mengungkapkan bahwa kontribusi sampah dari sektor Horeka mencapai sekitar 11 persen dari total timbulan harian yang berakhir di TPA. Angka tersebut disebut cukup besar dan ikut menambah beban fasilitas pembuangan akhir yang sebenarnya hanya diperuntukkan untuk sampah residu.

“Kalau sampah dari sektor ini tidak mulai dikurangi dari sumbernya, kondisi TPA akan semakin berat. Pengurangan sampah harus dilakukan saat ini juga,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa capaian Berau dalam pengelolaan sampah masih harus dikejar agar selaras dengan target nasional sebagaimana tercantum dalam RPJM 2025–2029. Target pengelolaan dan pengumpulan sampah nasional sebesar 52,21 persen pada tahun 2025 belum terpenuhi sepenuhnya, sementara target 100 persen pada 2029 mengharuskan kolaborasi lebih kuat dari berbagai sektor.

Sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan kapasitas pengelolaan, DLHK telah menggelar sosialisasi dan pembinaan bagi pelaku Horeka. Kegiatan tersebut menggandeng berbagai pihak mulai dari organisasi perangkat daerah, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), bank sampah induk dan unit, rumah kompos, hingga komunitas penggiat maggot dan peolah sampah organik.

Masrani juga menyoroti kondisi pengelolaan sampah di tingkat nasional. Pada Maret 2025, lebih dari 340 daerah mendapat sanksi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) akibat pengelolaan TPA yang tidak sesuai ketentuan. Sanksi tersebut berupa penghentian sementara metode pendamping yang sebelumnya diberikan pemerintah pusat.

“Bila tidak segera dibenahi, TPA berpotensi ditutup. Sudah ada beberapa daerah yang merasakan dampaknya,” ujarnya.

Meski demikian, ia menyebut bahwa Berau mendapat catatan positif berdasarkan tiga kali monitoring KLHK. TPA Berau dinilai telah menunjukkan kemajuan, mulai beralih dari metode pendamping menuju pengelolaan yang lebih terkontrol. Kendati begitu, metode pembuangan terbuka yang masih digunakan tetap menyimpan risiko pencemaran sehingga memerlukan perhatian serius.

Selain itu, pemerintah daerah diberi waktu 180 hari untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi dari KLHK. Berau telah menyelesaikan lebih dari 85 persen tindak lanjut tersebut, meski masih ada beberapa catatan yang harus dipenuhi.

“Masalah terbesar yang kita hadapi saat ini adalah timbunan sampah yang sudah melampaui kapasitas TPA. Sektor Horeka menjadi salah satu penyumbangnya,” katanya.

Karena itu, ia menegaskan perlunya memperkuat pemilahan, pengolahan, serta pemanfaatan ulang sampah oleh pelaku Horeka. Ia mendorong agar pengelola hotel, restoran, dan kafe dapat bekerja sama dengan bank sampah, rumah kompos, serta para pegiat maggot agar lebih banyak sampah yang bisa dialihkan dari TPA.

“Sampah bernilai tidak seharusnya berakhir di TPA. Kita ingin mengubah pola itu, mulai sekarang,” kuncinya. (*/)

Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor: Ikbal Nurkarim

Tags: CafeDLH BerauHotelSampah
Previous Post

Pemkab Berau Tegaskan Pentingnya Tata Kelola Aset Kampung yang Transparan dan Akuntabel

Next Post

DPRD Minta ADK Difokuskan untuk Kebutuhan Dasar, Long Suluy Diangkat sebagai Contoh

admin

admin

Next Post

DPRD Minta ADK Difokuskan untuk Kebutuhan Dasar, Long Suluy Diangkat sebagai Contoh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPRD Soroti Dampak Sistem Parkir PSAD terhadap Aktivitas Pedagang dan Pembeli

DPRD Soroti Dampak Sistem Parkir PSAD terhadap Aktivitas Pedagang dan Pembeli

by admin
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Penerapan sistem parkir di Pasar Sanggam Adji Dilayas (PSAD) kembali menjadi perhatian DPRD Kabupaten Berau. Komisi...

Banyak Resort di Maratua, Sekda Minta BUMK 4 Kampung Manfaatkan Peluang

Banyak Resort di Maratua, Sekda Minta BUMK 4 Kampung Manfaatkan Peluang

by admin
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU - Efek dari efisiensi anggaran sangat berdampak ke perkampungan di Kabupaten Berau. Hal ini pun terjadi pada...

DPRD Berau Desak Pemkab Segera Isi Kursi Kadis Disbudpar, Pariwisata Disebut Sektor Unggulan

DPRD Berau Desak Pemkab Segera Isi Kursi Kadis Disbudpar, Pariwisata Disebut Sektor Unggulan

by admin
0

‎TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau diminta segera mengisi jabatan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) yang hingga...

Berau di Garis Depan Isu Iklim, Wabup Gamalis Soroti Ancaman Nyata bagi Pesisir dan Hutan Lokal

Berau di Garis Depan Isu Iklim, Wabup Gamalis Soroti Ancaman Nyata bagi Pesisir dan Hutan Lokal

by admin
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU - Perubahan iklim bukan lagi sekadar isu global yang jauh dari kehidupan masyarakat. Di Kabupaten Berau, dampaknya...

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In