SANGATTA, PORTALBERAU – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mendorong terbangunnya kerja sama lintas sektor sebagai fondasi utama peningkatan kualitas pendidikan.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa pendekatan kolaboratif menjadi strategi kunci untuk mempercepat pengembangan sumber daya manusia di daerah.
Ardiansyah menyampaikan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak hanya berbicara soal tenaga pendidik atau sarana sekolah, tetapi juga memastikan bahwa setiap anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar, karena itu, model kerja sama antarinstansi menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari.
Ia meminta Dinas Pendidikan memperkuat integrasi data bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) guna memastikan validitas data usia sekolah.
Sementara itu, Dinas Sosial diminta memetakan keluarga rentan agar bantuan pendidikan dapat disalurkan secara lebih akurat.
Kolaborasi juga diperluas hingga ke pemerintah kecamatan, desa, dan Rukun Tetangga (RT).
Menurut Bupati, aparat di tingkat paling bawah memiliki peran vital dalam memberikan informasi riil terkait kondisi anak dan keluarga di lingkungan masing-masing.
Tidak hanya itu, Ardiansyah menekankan pentingnya pemantauan langsung di lapangan dan menilai pantauan rutin akan membantu pemerintah mengidentifikasi hambatan implementasi program yang tidak selalu terlihat dalam laporan administratif.
“Kerja sama yang solid antarinstansi adalah syarat utama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kutim,” ujarnya, Jumat (21/11/2025).
Untuk memastikan efektivitasnya, pemerintah daerah juga akan memperkuat sistem evaluasi sehingga koordinasi lintas sektor tetap berjalan berkesinambungan. Langkah ini diharapkan mempercepat upaya pemerataan layanan pendidikan di seluruh wilayah.
Ardiansyah menilai, dengan mekanisme kolaboratif, setiap OPD dapat memberikan kontribusi sesuai bidangnya sehingga permasalahan pendidikan bisa ditangani lebih cepat dan tepat sasaran.
“Kita ingin seluruh anak di Kutim memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan pendidikan terbaik,” tutupnya.(ADV)
Editor: Ikbal Nurkarim





