TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Kampung Pulau Derawan mendapatkan apresiasi dari DPRD Berau. Fasilitas yang diberi nama RUPIAH (Rumah Pilah Sampah Derawan) ini berdiri di atas lahan sekitar 20 x 20 meter dan merupakan hasil kajian bersama WWF-Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Berau. Kehadiran TPS3R ini dinilai sebagai langkah konkret untuk menjawab tantangan sampah di kawasan wisata bahari tersebut.
Anggota Komisi III DPRD Berau, Saga, menilai pembangunan TPS3R merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki sistem pengelolaan sampah di destinasi wisata yang terus berkembang.
Menurutnya, peningkatan jumlah wisatawan membawa dampak langsung pada volume sampah yang dihasilkan. Ia menegaskan bahwa persoalan kebersihan di daerah wisata harus menjadi agenda prioritas.
“Persoalan sampah khususnya di Pulau Derawan ini menjadi perhatian bersama agar pengunjung yang datang merasa nyaman,” ujarnya.
Saga juga mendorong Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau untuk melakukan pemetaan potensi timbulan sampah, baik harian maupun mingguan, sehingga penanganannya dapat dilakukan secara lebih terukur.
Ia menegaskan pentingnya memperhatikan manajemen sampah di wilayah wisata yang memiliki nilai ekologis tinggi.
“Penanganan sampah ini memang harus kita seriusi, karena Pulau Derawan ini daerah wisata, jadi harus dijaga lingkungannya,” tambahnya.
Politikus PPP tersebut turut mengajak masyarakat Bumi Batiwakkal agar terlibat aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Keberadaan TPS3R diharapkan mampu meningkatkan partisipasi warga melalui kegiatan pemilahan sampah organik dan nonorganik, pelatihan pengelolaan sampah, serta pembentukan kebiasaan baru yang lebih ramah lingkungan.
Lebih jauh, Saga meminta agar Pemerintah Kabupaten Berau menjadikan langkah strategis ini sebagai model yang bisa diterapkan di kampung-kampung lain, terutama yang berada di kawasan wisata. Menurutnya, konsistensi dalam pengelolaan sampah akan berdampak besar pada kelestarian alam.
“Ini menjadi salah satu upaya kita untuk menjaga keindahan dan ekosistem laut di Pulau Derawan agar bebas dari sampah,” kuncinya. (ADV)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim





