TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Berau, Elita Herlina, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau agar menaruh perhatian lebih besar terhadap pengembangan fasilitas pendidikan pada tahun anggaran 2026.
Menurutnya, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan merupakan langkah krusial untuk mendukung pemerataan akses dan kualitas belajar di seluruh wilayah Berau.
Elita menilai, meskipun pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran cukup besar untuk sektor pendidikan dalam beberapa tahun terakhir, namun masih banyak sekolah, terutama di wilayah pedalaman dan pesisir, yang menghadapi keterbatasan fasilitas. Kondisi tersebut, katanya, perlu segera dibenahi agar seluruh peserta didik mendapatkan kesempatan belajar yang setara.
“Kami di Komisi I mendorong agar pada tahun 2026 nanti, pemerintah daerah benar-benar memprioritaskan pembangunan dan perbaikan fasilitas pendidikan. Masih ada sekolah yang kekurangan ruang kelas, laboratorium, bahkan sarana sanitasi yang layak,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (2/11/25).
Elita menjelaskan, pemerataan infrastruktur pendidikan menjadi kunci untuk mewujudkan sumber daya manusia (SDM) Berau yang unggul dan kompetitif.
Ia menekankan, Pemkab harus memiliki peta kebutuhan pendidikan yang jelas, agar pembangunan dapat tepat sasaran dan sesuai prioritas daerah.
“Jangan sampai pembangunan hanya berfokus di wilayah perkotaan. Anak-anak di kampung juga berhak mendapatkan fasilitas yang sama untuk belajar dengan nyaman,” tegasnya.
Selain sarana fisik, Elita juga menyoroti pentingnya dukungan fasilitas penunjang pembelajaran seperti laboratorium komputer, perpustakaan digital, serta akses internet bagi sekolah di wilayah terpencil. Menurutnya, penguatan infrastruktur digital merupakan bagian dari transformasi pendidikan di era modern.
“Sekarang ini, pendidikan tidak bisa dilepaskan dari teknologi. Maka fasilitas digital harus menjadi bagian dari rencana pembangunan pendidikan tahun depan,” jelasnya.
Komisi I, lanjut Elita, siap mengawal kebijakan Pemkab Berau agar program pengembangan fasilitas pendidikan mendapat porsi anggaran yang memadai.
Pihaknya juga akan memastikan agar setiap proyek pembangunan dilaksanakan secara transparan dan sesuai kebutuhan riil di lapangan.
“Kami tidak hanya mendorong dari sisi kebijakan, tapi juga akan melakukan pengawasan agar implementasinya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.
Menutup pernyataannya, Elita menegaskan bahwa investasi pada pendidikan adalah langkah strategis dalam mempersiapkan generasi penerus Berau yang berkualitas.
“Kalau kita ingin Berau maju, maka pendidikan harus jadi prioritas utama. Fasilitas yang memadai adalah dasar untuk menciptakan SDM unggul di masa depan,” kuncinya. (Adv)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim





