BATU PUTIH, PORTALBERAU– Anggota DPRD Kabupaten Berau, Sutami, kembali menyerap aspirasi masyarakat dalam agenda Reses II Tahun Anggaran 2025. Kali ini, ia melakukan reses dibeberapa tiitk di daerah pesisir selatan Kabupaten Berau sejak 26-29 Agustus 2025.
Reses yang berlangsung dengan waktu 25 hingga 30 Agustus 2025 ini menjadi kesempatan bagi wakil rakyat untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat di daerah pemilihannya. Seperti, di Kampung Giring-Giring, Kampung Talisayan, Kampung Balikukup, dan Kampung Batu Putih.
Perjalanan hingga diterjang ombak jurang lebih 1 jam tidak menghentikan langkahnya. Hal itu juga terbalas dengan animo masyarakat.
Sutami menyampaikan, antusiasme masyarakat yang luar biasa menjadi langkah awak dirinya untuk mewujudkan keluhan tersebut.
“Banyak sekali masyarakat hadir ratusan begituoun dengan aspirasi mereka, ini yang menajdi PR kami semua” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah persoalan mengemuka, salah satunya dari Kampung Talisayan yakni mitigasi bencana. Jadi, warga Talisayan meminta adanya tim SAR atau BPBD. Agar terdapat cepat tanggap ketika terjadi bencana.
Menanggapi hal itu, Sutami menyambut baik dan akan dirinya sampaikan kepada OPD terkait yakni BPBD. Warga Kampung Talisayan juga memberikan aspirasi terkait bantuan kepada Nelayan hal inisama dengan usulan warga dari Kampung Balikukup.
Menganggapi hal itu, dirinya menyebutkan bahwa pihaknya telah memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait kewenangan bantuan nelayan yang saat ini telah berada di Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi bukan di Kabupaten.
“Jadi kita jelaskan dan pahamkan bagaimana regulasi untuk bantuan-bantuaan untuk para nelayan,” bebernya.
Ia juga berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan masyarakat Kampung Giring-girung yang meminta perbaikan infrastruktur jalan menuju lokasi pembuangan sampah sekaligus jalan untuk kelompok tani.
“Mereka juga minta dinding pemecah ombak, jadi ini harus kita perjuangkan, agar tidak ada ancaman bencana ke depan,” jelasnya.
Untuk masyarakat Kampung Balikukup, warga meminta untuk adanya dermaga permanen. Dikarenakan, dermaga yanga da saat ini sudah rapuh.
“Jadi dermaga disana bahaya, saat berkunjung kesana saja tempat pijakan hampir tidak ada dan ini akan mereka kawal hingga Musrenbang,” jelasnya.
Kemudian, masyarakat Kampung Batu Putih meminta adanya pelebaran jalan poros dan perbaikan jalan simpang 5 hingga gedung pertemuan yang layak untuk aktivitas mereka.
“Nanti gedung itu dimanfaatkan masyarakat untuk olahraga indor, pertemuan indor, dan kegiatan-kegiatan pemerintahan,” ungkapnya.
Namun, di sela-sela resesnya Politia Partai Gerindra terus mengkampanyekan kepada masyarakat agar menghindari narkoba, ilegal fishing, dan judi online yang sangat meresahkan.
“Terus kita sosialisaikan itu, kita tidak mau fenerasi muda kita rusak karena 3 hal itu,” kuncinya. (*/)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Dedy Warseto