TANJUNG REDEB, PORTALBERAU– Anggota DPRD Kabupaten Berau, Arman Nofriansyah, kembali menyerap aspirasi masyarakat dalam agenda Reses II Tahun Anggaran 2025. Kali ini, ia menyambangi warga RT 13 Kelurahan Teluk Bayur, Kecamatan Teluk Bayur Rabu (28/8/25) dan Warga Kampung Tumbit Melayu, Kecamatan Teluk Bayur Kamis (29/8/25) malam.
Reses yang berlangsung sejak 25 hingga 30 Agustus ini menjadi kesempatan bagi wakil rakyat untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat di daerah pemilihannya. Arman menyampaikan, dirinya akan terus menyentuh ke kampung-kampung atau kelurahan yang ada di Daerah Pemilihan (Dapilnya) yakni Kecamatan Teluk Bayur, Segah, dan Gunung Tabur.
“Saya ini berasal dari bawah, jadi sangat berdosa ketika setelah menjadi wakil rakyat saya melupakan masyarakat di Dapil saya” ungkap politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah persoalan mengemuka, terutama terkait infrastruktur pertanian hingga fasilitas jalan yang dilalui warga sehari-hari. Warga RT 13 Kelurahan Teluk Bayur pun menyampaikan keluhan mereka terkait akses jalan menuju ke rumah warga-warga di daerah tersebut yang sulit dan masih tergolong rusak.
Hingga saat ini, perbaikan jalan di daerah tersebut jarang dilaksanakan. Maka melalui Arman Nofriansyah mereka menitipkan hal tersebut.
Menanggapi hal itu, Arman menegaskan dirinya akan memperjuangkan apalagi ini berkaitan dengan infrastruktur dasar di wilayah tersebut. Serta, masih menjadi akses utama di RT 13 Kelurahan Teluk Bayur.
“Ini akan jadi prioritas saya, tapi masyarakat saya minta untuk mengawal juga hal ini,” singkatnya.
Sementara itu, Masyarakat Kampung Tumbit Melayu, meminta beberapa hal seperti perbaikan Jalan Usaha Tani, bantun Alsintan untuk petani. Kemudian, beberapa perbaikan jalan untuk daerah mereka.
Arman menuturkan, dirinya bukan datang hanya membawa janji tapi akan membuktikan. Serta, pihaknya akan merealisasikan beberapa hal yang menjadu keluhan warga.
“Sudah kita usulkan beberapa ke OPD terkait, setelah semua administrasi selesai keluhan-keluhan warga satu-satu akan kita atasi,” jelasnya.
Tak hanya infrastruktur, warga turut menyampaikan aspirasi di bidang kesehatan. Arman menjelaskan, saat ini tidak semua jenis penyakit dapat diklaim melalui BPJS Kesehatan, karena terbentur aturan yang berlaku.
“Untuk bisa diklaim, pasien harus memiliki rujukan sesuai ketentuan. Jadi memang ada keterbatasan yang perlu dipahami bersama,” paparnya.
Arman berharap aspirasi yang ditampung kali ini bisa segera ditindaklanjuti pemerintah daerah. Baginya, reses tidak hanya sekadar serap informasi, tetapi harus menjadi pintu masuk untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat.
“Intinya, apa yang menjadi keluhan warga Tasuk akan kami perjuangkan bersama. Karena tujuan utama saya di DPRD adalah menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat,” kuncinya. (*/)
Penulis: Muhammad Izzatullah
Editor: Dedy Warseto