TANJUNG REDEB, PORTALBERAU- Sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Berau diwajibkan untuk menerima peserta didik baru yang berkebutuhan khusus atau disabilitas ringan. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Berau, Yudi Artangali, Jumat (22/12/23).
Dikatakannya, untuk peserta didik baru yang disabilitas ringan masih bisa mendaftarkan ke sekolah umum, sedangkan yang berat pihaknya menyarankan untuk mendaftar di Sekolah Luar Biasa (SLB)
“Ini sesuai dengan aturan kita harus menerima anak-anak didik yang memiliki kebutuhan khusus. Memang belum bisa melayani keseluruhan, tapi jika masih bisa tertampung maka diwajibkan untuk menerima,” ungkap Yudi.
Diakuinya, pihaknya masih kekurangan akan pemenuhan tenaga pendidik yang menangani murid berkebutuhan khusus tersebut. Pasalnya, memerlukan tenaga pendidik yang memiliki keahlian khusus untuk mengatasi kegiatan sehari-hari saat belajar mengajar di sekolah.
“Dalam hal ini kita terus berupaya untuk semaksimal mungkin bisa menerima anak-anak berkebutuhan khusus di sekolah-sekolah pada umumnya,” bebernya.
Selain itu, hingga saat ini pihaknya sudah memiliki kurang dari 10 orang tenaga pendidik yang tersebar di sekolah di empat kecamatan kota terdekat.
“Alhamdulillah di sekolah yang menerima anak didik inklusi juga memiliki tenaga pendidiknya. Walaupun memang ada tes psikologi yang diberikan saat mendaftar, jika hasilnya terlalu berat maka akan diarahkan untuk mendaftar di SLB yang memiliki tenaga pendidik dan fasilitas yang lengkap,” terangnya.
Yudi menambahkan, pihaknya juga akan terus berupaya mengusulkan agar permasalahan kekurangan tenaga pendidik sekolah inklusi ini bisa dipenuhi di formasi CPNS. Disamping itu juga membuka kesempatan kepada guru yang memiliki niat mengabdi menjadi guru inklusi akan diberikan kursus dari pemerintah daerah atau Disdik.
“Sementara ini untuk Tahun 2024 mendatang belum ada perencanaan penambahan tenaga pendidik inklusi. Tapi kita terus mengawal usulan penambahan tenaga pendidik inklusi tersebut,” tandasnya. (Yud/Ded)





